Manfaat Buah Pepaya Saat Dikonsumsi Bagi Kesehatan Tubuh

By | Januari 5, 2024

Manfaat buah pepaya bagi kesehatan tubuh ketika mengkonsumsinya secara rutin pasti banyak kandungan dengan berbagai olahan yang sehat. Christopher Columbus dikenal menyebut pepaya sebagai buah para malaikat. Buah berwarna oranye ini merupakan bagian dari tanaman keluarga Caricaceae dan tumbuh di pohon pepaya Carica. Tanaman ini berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Tengah tetapi dapat ditanam di sebagian besar wilayah tropis.

Saat matang, buah ini biasa digunakan di seluruh dunia untuk membuat jus atau sebagai santapan lezat untuk salad, salsa, atau makanan penutup. Tidak hanya itu, biasa digunakan sebagai pelunak daging atau juga sebagai enzim pencernaan. Papain adalah alasan mengapa paling dikenal bekerja sebagai bantuan pencernaan yang kuat. Dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, memperkuat darah dan banyak lagi.

Seperti jenis buah tropis lainnya, buah ini juga kaya akan berbagai vitamin, mineral, flavonoid, dan antioksidan. Ditambah lagi, digunakan di seluruh dunia untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan berbagai cara luar biasa. Pepaya diyakini pertama kali ditanam di wilayah Meksiko Selatan dan Amerika Tengah. Penjelajah Spanyol dianggap sebagai orang pertama menemukan biji pepaya.

Mereka membawanya selama perjalanan melalui Amerika Tengah, India dan Kepulauan Pasifik lainnya. Saat ini, buah pepaya ditanam di seluruh dunia di berbagai daerah tropis. India, Brazil, Nigeria, Meksiko, Amerika Serikat dan banyak negara Amerika Tengah merupakan produsen terbesar. Popularitas penggunaan buah ini dalam resep di seluruh dunia terus meningkat selama beberapa dekade terakhir, hal ini merupakan hal baik mengingat banyaknya manfaat pepaya.

Manfaat Buah Pepaya

Manfaat Buah Pepaya Yang Dapat Menguntungkan Tubuh

Buah pepaya telah lama digunakan dalam berbagai bentuk pengobatan tradisional. Buah ini diduga menawarkan manfaat dalam pengobatan berbagai macam kondisi kesehatan. Banyak belahan dunia, misalnya, buah pepaya dipercaya dapat membantu mengobati penyakit malaria, E. coli, dan infeksi parasit secara alami. Buah pepaya dapat membantu membuat tubuh menjadi alkali, mengurangi peradangan dan memperkuat fungsi limpa. Beruntungnya kita semua, menambahkan buah ini ke dalam menu makanan Anda. Inilah manfaat buah pepaya yang menguntungkan, antara lain:

1. Meningkatkan Pencernaan Dengan Baik

Senyawa enzim buah pepaya tertentu dapat membantu tubuh memecah dan menggunakan protein dengan baik. Mirip dengan jenis enzim lain dibuat di pankreas membantu tubuh kita mencerna daging, namun tidak seperti enzim lainnya, enzim ini dapat bekerja bahkan tanpa adanya asam. Oleh karena itu, karena kemampuannya memecah asam amino, enzim buah pepaya ini dapat bermanfaat bagi orang yang menderita asam lambung rendah mungkin tidak dapat mentoleransi konsumsi jenis daging tertentu. Dapat meningkatkan penyerapan protein pada mengidap masalah pencernaan lainnya. Mengonsumsi buah pepaya juga dapat membantu mencegah sembelit karena kandungan seratnya tinggi. Serat menambah jumlah besar pada tinja dan memudahkan ekskresinya keluar dari tubuh.

2. Dapat Meredakan Peradangan

Peradangan adalah respons imun alami dirancang untuk menangkis kuman dan melindungi terhadap penyakit dan infeksi. Namun, peradangan kronis adalah akar dari sebagian besar penyakit dan diyakini berkontribusi terhadap kondisi serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan lainnya.

Penelitian menemukan bahwa inflamasi menurun ketika subjek uji diberi pepaya. Para peneliti menemukan bahwa hal ini dapat membantu mengurangi peradangan dan meringankan gejala bagi orang dengan kondisi tertentu, seperti rheumatoid arthritis. Papain juga telah terbukti membantu mengurangi peradangan pada penderita penyakit seperti asma atau radang sendi. Menurunkan tingkat peradangan tidak hanya dapat memperlambat perkembangan penyakit kronis, tetapi juga membantu membalikkan tanda penuaan secara alami.

3. Manfaat Buah Pepaya Bisa Meningkatkan Darah

Buah Pepaya telah mendapat banyak perhatian sebagai peningkat darah dalam membantu orang yang memiliki kondisi medis disebut trombositopenia, atau trombosit darah rendah. Pada kondisi medis berbahaya dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk membentuk bekuan darah dan berpotensi menyebabkan pendarahan internal.

Sebuah penelitian pada hewan di Malaysia dilakukan pada tikus menyimpulkan bahwa yang diberi ekstrak daun pepaya memiliki jumlah trombosit dan sel darah merah jauh lebih tinggi setelah 72 jam. Meskipun informasi tambahan masih diperlukan, para peneliti percaya bahwa ekstrak pepaya pada akhirnya dapat digunakan sebagai pengobatan bagi penderita kelainan darah dan gangguan pembekuan darah.